TEMBANG DOLANAN CUNGKUP
Deskripsi
Permainan menggambarkan orang bertransaksi gerabah, satu orang berhadapan dengan 5/7, satu orang menjadi pembeli, dan yang lainnya menjadi penjual dan barang
Lalu mereka bergandengan dan bernyanyi
“ yae yaao manuk endro sekawan atus sekawan doso kulo nuwun
“Monggoh”
Lalu penjual dan pembeli berdri, yang lainnya duduk
Si pembeli nunjuk “ yuyu la nopo bedug bedug kok teng mriki”
Penjual “ nggadeaken yugo kulo” (menggadaikan anak)
Pembeli “pinten regine”
Penjual “ setunggal selawe”
Pembeli “pundi sing sae?”
Penjual “ sampeyan pilih dewe”
Lalu si pembeli mengetuk anak anak satu persatu, kalau berbunyi nyaring “ ting, ting, tong tong, teng teng” lalu teriak kobong kobong
Menggambarkan etika transaksi , jadi dulu penjual ada pembeli ada. Yang punya barang disebut “ towo” punya uang “ngayang’ yang punya towo turun, yang nganyang naik, lalu sepakat jadi transaksi
Penyebaran di daerah penanggungan, mayjend panjaitan dan di kepanjen
Kalau dilihat dari sisi bahasa, menggunakan kromo ndeso, bahasa yang digunakan untuk menghormati orang lain menggunakan kromo.
Tetembangan ini berasal dari daerah penanggungan, kampung gerabah.
Referensi
Wawancara dan dokumentasi asli
Koreksi Kami
Temukan informasi yang perlu diperbaiki? Kirim masukan kepada arsiparis.
