Mainan Tradisional Bantengan
Deskripsi
Kerajinan tangan mainan tradisional adalah karya yang dibuat dengan peralatan dan bahan alami yang sederhana. Kerajinan tersebut bantengan sudah ada sejak tahun 2008 yang diawali dari keinginan Pak Untung untuk membuat permainan yang disenangi oleh orang Malang. Dibuatlah boneka bantengan dengan ukuran yang lebih kecil agar dapat dijadikan media permainan untuk anak-anak. Keahliannya menjadi pengrajin bantengan hanya memainkan imajinasi, angan-angan dan kreativitas. Meskipun dahulu bukan seorang pengrajin tetapi ketertarikannya dalam dunia seni dapat menjadi dorongan untuk membuat kerajinan tangan yang memiliki nilai seni.
Berbagai macam kerajinan tangan yang dibuat oleh Pak Untung yaitu bantengan mulai dari ukuran kecil sampai besar, rampak barong kecil sampai besar, kucingan biasa dan yang dibuat pentas, pecut. Jenis bantengan mulai dari bentuk sapian, mangapan, melet. Serta pembuatan jaranan.
Seni kerajinan tangan mainan tradisional bantengan sebagai media hiburan dan kesenangan. Dahulu sudah ada pada zaman Sunan Kalijaga sebagai sarana penyebaran islam. Ciri khas kerajinan tangan permainan tradisional Bantengan adalah model khas Malangan yang memiliki corak ramai.
Proses pembuatan diawali dari pemotongan kayu, dibentuk sesuai model yang mau dibuat, didempuli (dilapisi), kemudian dikeringkan dengan cara dijemur, setelah kering di plamir, dilanjutkan dengan pengecatan dan diblok penuh dan yang terakhir dibatiki (pengecatan corak).
Lama proses pembuatan kerajinan tangan bantengan bergantung dengan jumlah yang akan dibuat. Dalam sehari Pak Untuk dibantu dengan beberapa pegawainya mampu membuat 10 buah bantengan yang berukuran kecil. Sedangkan untuk membuat bantengan yang akan digunakan untuk pentas membutuhkan waktu yang lebih lama, tidak bisa langsung jadi. Pakem pembuatan bantengan hanya berlaku untuk pembuatan bantengan yang akan digunakan sebagai pentas. Sedangkan untuk permainan anak-anak hanya memainkan kreativitas saja. Pembuatan bantengan yang digunakan untuk pementasan memakai bahan dari kayu dadap cangkring.
Referensi
Wawancara dan Dokumentasi Asli
Koreksi Kami
Temukan informasi yang perlu diperbaiki? Kirim masukan kepada arsiparis.
